Pengertian Umroh, Syarat, dan Hukumnya

HASUNA BIRO UMROH JOGJA DAN HAJI PLUS FURODA (32)

Sebagai seorang muslim, kita harus memahami pengertian umroh, syarat, dan hukumnya. Menurut bahasa arab, umroh artinya berkunjung atau berziarah. Sedangkan menurut istilah, umroh adalah berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan serangkaian tahapan ibadah, seperti misalnya Thawaf, Sa’i antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah, dan terakhir adalah melakukan tahalul untuk mengharapkan ridho dari Allah SWT.

Sebenarnya ibadah umroh hampir sama dengan ibadah haji namun hukumnya berbeda. Ibadah umroh dapat dilaksanakan setiap saat, kecuali pada hari diselenggarakannya ibadah haji. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Umroh

Umroh (Arab: عمرة‎‎‎) adalah ibadah umat Islam yang dilakukan di Mekah al-Mukarramah khususnya di Masjidil Haram. Ibadah umroh hampir mirip dengan ibadah haji, hanya saja dalam kegiatan umroh tidak melakukan wukuf, mabit dan melontar jumrah sebagaimana yang dilakukan dalam haji.

Secara bahasa, umroh artinya berkunjung ke suatu tempat. Sedangkan secara istilah fikih, umroh artinya melakukan serangkaian ibadah: tawaf (mengitari Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran), sai (berlari-lari kecil) di antara dua bukit shafa dan marwah, lalu diakhiri dengan tahalul (memotong sebagian rambut kepala).

Syarat Umroh

  1. Beragama Islam (orang yang beragama Islam disebut juga muslim)
  2. Baligh, artinya orang tersebut sudah mencapai umur dewasa. Bagi laki-laki antara usia 11-15 tahun dan untuk perempuan antara usia 9-12 tahun.
  3. Berakal sehat (tidak mengalami gangguan jiwa)
  4. Merdeka, artinya orang tersebut bukan budak atau hamba sahaya
  5. Disertai dengan mahrom (khusus bagi wanita)

Rukun Umroh

  1. Niat / ihram (berniat untuk melaksanakan ibadah umroh dan memakai pakaian ihram)
  2. Melakukan tawaf (mengelilingi Kabah sebanyak 7 kali putaran dengan posisi Kabah berada di sebelah kiri jamaah umroh)
  3. Sa’i atau berlari-lari kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah sebanyak 7 kali yang berakhir di Bukit Marwah.
  4. Tahalul, yakni mencukur rambut atau memendekkan rambut.
  5. Tertib, melakukan umroh sesuai dengan aturan.

Wajib Umroh

  1. Melakukan ihram di miqat (berniat untuk melaksanakan ibadah umroh)
  2. Meninggalkan segala larangan ihram

Jika wajib umroh ditinggalkan, umrohnya akan tetap sah namun harus ditutupi dengan membayar denda yang disebut dengan Dam yang berupa seekor kambing.

Hukum Pelaksanaan Umroh

Terdapat perbedaan mengenai hukum pelaksanaan umroh ini. Ada sebagian yang berpendapat bahwa umroh hukumnya sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sementara itu, sebagian yang lain berpendapat bahwa hukum umroh adalah wajib bagi orang yang mampu melaksanakannya, yaitu mampu dari segi mental maupun finansial.

Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat mengenai apakah wajib bagi umat muslim untuk menunaikan umroh. Lalu Nabi Muhammad SAW menjawab, “Tidak, Jika Engkau berumroh maka itu lebih baik.” ( HR Tirmidzi).

Berdasarkan hadits tersebut, kita dapat memahami bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan ibadah umroh ke Baitullah sehingga ibadah umroh hukumnya merupakan sunnah muakadah atau sunnah yang diutamakan.

Waktu Pelaksanaan Ibadah Umroh

Selain harus memahami mengenai pengertian umroh, syarat, dan hukumnya, kita juga harus mengerti tentang waktu pelaksanaan ibadah umroh. Umroh dapat dilaksanakan kapan saja tanpa terikat waktu tertentu sebagaimana pelaksanaan ibadah haji. Namun ada waktu-waktu tertentu yang dimakruhkan untuk melaksanakan ibadah umroh, yakni pada saat jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah, hari Nahar (Idul Adha)pada tanggal 10 Dzulhijjah, dan juga hari-hari tasyrik.

Tahapan Pelaksanaan Ibadah Umroh

  1. Berangkat menuju miqat
  2. Mandi dan berihram di miqat (boleh juga dilakukan di pemondokan sebelum berangkat menuju miqat)
  3. Berpakaian ihram dan melakukan shalat sunnah ihram 2 rakaat (setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan membaca surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua.
  4. Membaca niat umroh “Labbaikallahu umrotan”. Setelah itu menuju Makkah dengan berpakaian ihrom dan membaca kalimat talbiyah sebanyak-banyaknya selama perjalanan.
  5. Menuju Masjidil Haram
  6. Melakukan tawaf
  7. Melakukan sholat 2 rakaat di dean Maqam Ibrahim
  8. Beristirahat sejenak dan meminum air zam-zam
  9. Melakukan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali
  10. Melakukan tahallul

Demikianlah pembahasan pengertian umroh, syarat, dan hukumnya. Bagi Anda yang kini sedang mencari biro umroh Jogja yang terpercaya, maka Anda dapat memilih Hasuna Tour. Sebagai agen perjalanan haji dan umroh yang telah berdiri lebih dari 22 tahun, Hasuna Tour telah mengantongi izin resmi dan bersertifikat Komite Akreditasi Nasional. Hasuna Tour merupakan agen perjalanan umroh Jogja yang telah berpengalaman memberangkatkan lebih dari 21.000 jamaah haji dan umroh dari seluruh Indonesia.

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

Kisah Penaklukan Mekah / Fathu Makkah

Kisah Penaklukan Mekah- Sejarah penaklukan Kota Mekah / fathu makkah tidak pernah lepas dari perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian Hudaibiyah adalah perjanjian antara Kaum Quraisy di Mekah dengan Kaum Muslim di Madinah. Salah satu dari isi perjanjian

biaya sebelum berangkat haji

Ini Kelebihan Haji ONH Plus Dibanding Haji Reguler

Hasuna.co.id – Anda Tidak perlu menunggu terlalu lama lebih dari 15 tahun dengan menggunakan layanan haji plus. Selain soal biaya yang lebih mahal, yakni sekitar Rp163 juta, kurnag lebih, waktu berada di Tanah Suci menggunakan

hikmah ibadah haji

Ini Dia 5 Hikmah Ibadah Haji dan Umroh Penting Kita Ketahui

Hasuna.co.id – Hikmah ibadah Haji | HIKMAH adalah pengaruh atau akibat yang timbul pada diri manusia setelah melakukan atau meninggalkan suatu hal. Hikmah itu bisa ada pada hampir setiap hal, termasuk ibadah. Hikmah juga bisa

Cara cek kapan berangkat haji Untuk Perkiraan Berangkat Haji

Hasuna.co.id – Banyak sekali orang yang mendaftarkan diri untuk pergi ke tanah suci demi menjalankan ibadah haji. Padahal ada batasan kuota haji yang disediakan pihak Arab Saudi. Akibatnya kuota keberangkatan haji seringkali menjadi tidak seimbang

Menag: Kita Akan Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Umrah

Hasuna.co.id – Menteri Agama Yaqut Cholil menyebut akan mengevaluasi kembali kebijakan penyelenggaraan umroh di masa pandemi. Hal ini disampaikan Menag Yaqut saat menerima perwakilan asosiasi-asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

KANTOR PUSAT

Jl. Ipda Tut Harsono No.3, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.

KANTOR HASUNA

© 2019 Hasuna Tour All right reserved