Larangan-Larangan Saat Ibadah Umroh & Haji, Wajib Tahu!

larangan saat ibadah umroh dan haji

Larangan Saat Umroh & Haji – Untuk jemaah Hasuna yang sedang berencana menunaikan ibadah Umroh atau Haji, tentu menginginkan ibadahnya berjalan khusyuk dan mabrur. Untuk membuat ibadah Umroh atau Haji anda berjalan dengan khusyuk dan mabrur, perlu mengetahui dan memahami apa saja larangan-larangan saat ibadah Umroh dan Haji.

Nah, kali ini Hasuna Tour akan menyajikan daftar larangan-larangan saat Umroh & Haji agar bisa dipelajari dan dipahami oleh jemaah semua. Dan pada saat pelaksanaannya dapat menghindari hal-hal berikut ini.

Larangan Saat Ibadah Umroh dan Haji

larangan saat ibadah umroh dan haji

Hal-hal yang dilarang dalam ibadah Umroh & Haji di tanah suci ada perbedaan dari sisi pria dan wanita.

Larangan untuk Jamaah Pria:

  • Saat melakukan ibadah umroh maupun haji waajib mengenakan pakaian Ihram, dan larangan untuk pria adalah tidak boleh ada jahitan di pakaian Ihramnya dan juga tidak mengikuti lekuk tubuh. Ini berarti jemaah Hasuna dilarang menggunakan pakaian dalam seperti yang biasa anda kenakan.
  • Saat sedang ber-ihram, jemaah juga tidak boleh menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki serta penutup kepala seperti topi dan sejenisnya.

Larangan untuk Jamaah Wanita:

  • Benar bahwa wanita diharuskan mengenakan busana tertutup, menutupi aurat saat menjalankan ibadah haji dan umroh, namun penggunaan sarung tangan dan apapun yang menutupi telapak tangan dilarang.
  • Jemaah wanita juga disarankan untuk tidak menutupi bagian wajah sehingga penggunaan penutup wajah atau cadar juga tidak boleh saat ibadah Umroh dan haji.

Larangan lain ketika Umroh & Haji:

Selain larangan-larangan yang sifatnya khusus bagi pria ataupun bagi wanita, ada juga larangan yang sifatnya umum bagi semua jemaah.

  • Jemaah tidak boleh merusak, mengukir, menyayat, atau memotong pepohonan selama menjalani ibadah Umroh dan haji.
  • Jemaah Umroh dan haji juga dilarang melamar, menikah, dan bersaksi atas pernikahan seseorang ketika ber-ihram.
  • Melakukan hubungan suami-istri dan bercumbu mesra dengan lawan jenis juga dilarang pada saat ber-ihram.
  • Selama menjalankan ibadah Haji atau Umroh, semua jemaah disarankan manjaga tutur kata dan menghindari mengucapkan kata-kata kasar, kotor, cacian hingga membuat kerusuhan dengan jemaah atau orang lain.
  • Jemaah yang telah ber-ihram dilarang menggunakan wewangian seperti parfum, ataupun diodoran. Diperbolehkan jika wewangian tersebut digunakan sebelum Ihram. Minyak rambut juga dilarang untuk digunakan.
  • Tidak boleh mencabut bulu atau memotong kuku selama ber-ihram.
  • Dilarang mengganggu serta memburu binatang saat berihram.

Itulah beberapa peraturan dan larangan ketika menunaikan ibadah Umroh dan Haji yang harus jemaah Hasuna taati agar ibadah dapat berjalan dengan baik, khusyuk dan mabrur. Selain itu, ibadah Umroh atau Haji dapat berjalan baik jika kita mempersiapkannya dengan baik pula. Jadi, pastikan semua kebutuhan perlengkapan ibadah yang jemaah Hasuna butuhkan sudah tersedia.

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

HASUNA BIRO UMROH JOGJA DAN HAJI PLUS FURODA (50)

6 Persiapan Fisik Sebelum Umroh yang Perlu Anda Lakukan

Calon jamaah umroh perlu menjalani serangkaian persiapan fisik sebelum umroh. Umroh merupakan ibadah yang membutuhkan kondisi fisik yang begitu prima. Bahkan mulai dari menentukan jadwal penerbangan, mempersiapkan perlengkapan umroh, hingga nantinya menjalankan serangkaian ibadah umroh,

Berikut Ini Cara Cek Porsi Haji Melalui HP Android Tanpa Ribet

Berikut Ini Cara Cek Porsi Haji Melalui HP Android Tanpa Ribet

Cara cek porsi haji melalui HP Android sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan. Anda hanya butuh aplikasi yang dapat digunakan untuk melihat porsi haji tersebut. Porsi haji disimbolkan dengan sepuluh digit yang didapatkan oleh calon jamaah

Sejarah dari Melempar Jumrah

Sejarah dari Melempar Jumrah di Tanah Mina

Melempar jumrah adalah salah satu dari banyaknya rangkaian yang harus jmaah lakukan ketika menjalankan ibadah haji di tanah suci. Lempar jumrah ini umumnya dilaksanakan oleh jamaah ketika berada di Mina. Sedangkan batu yang digunakan untuk

Apa itu Tawaf, Jenis-Jenis, Tata Cara, dan Sunnah Pelaksanaannya

Salah satu rangkaian ibadah dalam umroh adalah melakukan tawaf. Apa itu Tawaf ? Tawaf merupakan salah satu rukun haji dan umroh yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Perintah untuk melakukan tawaf ada di Q.S

KANTOR PUSAT

Jl. Ipda Tut Harsono No.3, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.

KANTOR HASUNA

Β© 2019 Hasuna Tour All right reservedΒ