9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Umroh

9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Umroh

Terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat umroh. Larangan tersebut dimulai ketika para jamaah umroh memakai kain ihram di miqat. Ihram sendiri artinya adalah “pengharaman”. Larangan tersebut berakhir ketika mereka bertahalul “penghalalan”. Beberapa larangan umroh antara lain dilarang menggunakan pakaian sehari-hari, memakai minyak wangi, bersetubuh, dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa larangan dalam ibadah umroh yang tidak boleh dilanggar oleh jamaah umroh.

1.      Memotong atau Mencabut Rambut atau Bulu Badan

Larangan umroh yang pertama adalah memotong atau mencabut rambut atau bulu badan, seperti bulu ketiak, bulu hidung, bulu kemaluan, kumis, dan jenggot. Hal ini sebagaimana yang terdapat pada Q.S Al Baqarah ayat 196.

Namun Jika ada rambut atau alis yang rontok atau Anda tidak ada niat untuk mencabut bulu atau rambut tersebut, maka itu tidak mengapa. Hal ini didasarkan pendapat dari Imam Malik dan juga Ibnu Taimiyyah.

2.      Memotong Kuku

Ulama terdahulu sepakat bahwa orang yang berihram dilarang untuk memotong kukunya, baik kuku kedua tangan maupun kuku kedua kaki. Hal ini juga berlaku untuk orang yang hendak berqurban.

Para ulama sepakat jika kuku yang pecah, maka kuku tersebut boleh dipotong karena mengganggu. Dengan demikian, orang tersebut tidak harus membayar fidyah. Namun jika orang tersebut sengaja memotong semua kukunya, maka dia wajib membayar fidyah.

3.      Memaki Minyak Wangi

Hal yang tidak boleh dilakukan saat umroh yang berikutnya adalah memakai wewangaian, baik di tubuhnya maupun pada kain ihramnya. Hal ini berdasarkan hadist “Janganlah kalian memakai baju atau kain yang terkena za’faran atau wars” (HR Bukhori No.5803). Zafran dan wars sendiri merupakan nama minyak wangi yang ada sejak zaman Nabi hingga kini.

4.      Menggunakan Penutup Kepala Langsung bagi Laki-Laki

Laki-laki dilarang untuk menggunakan penutup kepala langsung bagi kaum laki-laki. Maksud dari secara langsung artinya penutup kepala tersebut berupa topi, kopiah, sorban, ataupun songkok. Larangan ini sesuai dengan hadist Nabi, “ Seseorang yng sedang ihram tidak boleh memakai gamis atau jubah, juga tidak boleh memakai imamah (sorban)” (HR Bukhori No. 1842 dan Muslim No 1177).

5.      Menggunakan Cadar dan Sarung Tangan bagi Wanita

Bagi para wanita tentu saja diperbolehkan menggunakan penutup kepala sebagai penutup aurat. Namun kaum wanita dilarang untuk menggunakan cadar dan sarung tangan selama melaksanakan ibadah umroh.

6.      Memakai Baju yang Dijahit Sesuai Bentuk Tubuh

Bagi laki-laki dilarang untuk menggunakan baju yang dijahit sesuai dengan bentuk tubuh, seperti misalnya qomis (jubah) dan sirwal (celana). Selain itu, penggunaan khuf (sepatu), kaos kaki, kaos dalam, dan celana dalam juga tidak diperbolehkan.

7.      Berburu Hewan Buruan Darat

Para jamaah umroh dan haji dilarang untuk melakukan perburuan hewan buruan darat, seperti misalnya rusa. Sementara itu, ayam, kambing, sapi, ataupun unta tidak termasuk hewan buruan. Selain itu, hewan laut juga tidak mengapa untuk diburu. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Q.S Al-Maidah ayat 95 dan 96.

8.      Menikah, Menikahkan, dan Melamar

Larangan untuk menikah, menikahkan, dan juga melamar berlaku bagi pria maupun wanita yang sedang berihram. Hal ini sesuai dengan hadist, “Tidak boleh seseorang yang sedang berihram melaksanakan pernikahan, tidak boleh juga menikahkan dan tidak boleh juga melamar” (HR Muslim No. 1409).

9.      Berhubungan Suami Istri

Suami Istri dilarang untuk berhubungan seksual selama menjalani ibadah umroh. Berhubungan badan termasuk ke dalam jima’ yang disebutkan dalam kosa kata “rafats”. Rafats meliputi:

  • jima (berhubungan suami istri)
  • mubasyarah (bercumbu dan menikmati tubuh istri namun tidak sampai melakukan hubungan badan).
  • berkata-kata yang mengundang syahwat dan juga melakukan sentuhan rangsangan.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat umroh. Semoga informasi ini membuat Anda jadi lebih berhati-hati dalam melaksanakan ibadah umroh agar Anda tidak sampai melakukan segala hal yang dilarang oleh Allah SWT selama berihram.

Bagi Anda yang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah umroh, percayakan kepada Hasuna Tour, biro perjalanan haji dan umroh Jogja yang telah berizin resmi dan memiliki sertifikat Komite Akreditasi Nasional. Hasuna Tour telah berpengalaman lebih dari 22 tahun memberangkatkan lebih dari 21.000 jamaah haji dan umroh dari DIY, Jawa Tengah, dan juga dari seluruh penjuru Indonesia. Bersama Hasuna Tour, biro perjalanan haji dan umroh Jogja paling terpercaya, perjalanan Anda ke Tanah Suci akan semakin nyaman dan mengesankan.

 

 

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

HASUNA BIRO UMROH JOGJA DAN HAJI PLUS FURODA (30)

8 Keistimewaan Ibadah Umroh yang Harus Anda Ketahui

Sebagai muslim, kita perlu tahu apa saja keistimewaan ibadah umroh. Meski berbeda dengan ibadah haji, namun ibadah umroh tidak kalah istimewanya di banding rukun Islam yang kelima itu. Banyak hal istimewa yang Allah janjikan pada

Apa itu Tawaf, Jenis-Jenis, Tata Cara, dan Sunnah Pelaksanaannya

Salah satu rangkaian ibadah dalam umroh adalah melakukan tawaf. Apa itu Tawaf ? Tawaf merupakan salah satu rukun haji dan umroh yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Perintah untuk melakukan tawaf ada di Q.S

Asal Muasal Air Zam-Zam yang Tak Pernah Kering

Asal muasal air zam-zam- Seusai melakukan ibadah haji di tanah suci, jamaah biasanya akan sibuk mencari oleh-oleh yang akan dibawa pulang ke tanah suci. Entah untuk simpanan pribadi ataupun dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara.

HASUNA BIRO UMROH JOGJA DAN HAJI PLUS FURODA (9)

Tata Cara Ibadah Umroh Sesuai Tuntunan Rasulullah

Jamaah umroh harus mengetahui tata cara ibadah umroh beserta dengan doa dan bacaannya yang  sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Ibadah umroh memiliki tata cara yang sedikit berbeda dengan ibadah haji. Perbedaan tersebut terletak pada waktu

oleh-oleh haji dan umroh

8 Oleh-Oleh Khas Haji dan Umroh Selain Kurma dan Air Zam-Zam

Setelah Anda selesai melaksanakan ibadah haji atau umroh, tentu saja Anda ingin membawa pulang beberapa oleh-oleh khas haji dan umroh untuk keluarga ataupun kerabat yang  ada di Tanah Air. Tak melulu membawa oleh-oleh buah kurma

KANTOR PUSAT

Jl. Ipda Tut Harsono No.3, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.

KANTOR HASUNA

© 2019 Hasuna Tour All right reserved