Haji Wada dan Pesan Terakhir Rasulullah

Hasuna Tour – Pernahkah pembaca semua mendengar istilah Haji Wada’? Haji Wada’ atau Haji Perpisahan adalah haji terakhir yang dilakukan Nabi Muhammad SAW pada tahun 10 Hijriyaah. Ibadah haji tersebut menjadi ibadah haji pertama sekaligus haji terakhir yang Rasulullah lakukan sehingga umat Muslim saat itu mengikuti setiap gerakan dan tindakan yang dilakukan Rosulullah SAW.

Haji Wada’ terjadi pada tahun 10 H. Ketika itu Rasulullah SAW mengumumkan akan melaksanakan ibadah haji, setelah itu kaum Muslimin berdatangan ke Madinah untuk mengikuti Rasulullah SAW melakukan ibadah haji sekaligus ingin mengetahui tata cara pelaksanaannya sebagaimana yang Rasulullah SAW lakukan.

Saat itu pada hari sabtu, empat hari sebelum berakhir bulan Dzul Qa’idah, Rasulullah SAW bersiap-siap untuk berangkat setelah waktu dzuhur. Kemudian beliau tiba di Dzul Hulaifah (Madinah) sebelum waktu ashar. Kemudian keesokan harinya ditempat itu, Rasulullah SAW mandi sebelum sholat Dzuhur untuk persiapan ihram, lalu istri Nabi Muhammad, Aisyah memakaikan wewangian di badan dan kepalanya Kemudian beliau mengenakan pakaian ihramnya, kemudian beliau melaksanakan sholat dzuhur dua rakaat (diqhasar karena perjalanan). Di tempat sholat tersebut, beliau berniat melakukan ihram haji dan umroh, yaitu haji Qiran, lalu beliau beranjak dan dengan menaiki ontanya yang diberi nama Quswa.

Rasulullah melakukan perjalanan kurang lebih menghabiskan waktu delapan hari. Saat beliau hendak sampai di Makkah, beliau mandi dan shalat shubuh, saat itu tanggal 4 Dzulhijjah 10 H. Lalu beliau melanjutkan perjalanan menuju Makkah dan langsung mengarah ke Masjidil Haram untuk melakukan thawaf dan sa’i antara shafa dan marwa, dan tidak melakukan tahallul, karena hajinya Qiron.

Sedang para sahabat diperintah oleh Nabi untuk menjadikan ihramnya kala itu sebagai ihram umroh (Haji Tamattu). Maka dari itu, setelah selesai thawaf dan sa’i mereka melakukan tahallul sempurna dari umroh.

Saat itu Rasulullah SAW bersabda :

“Seandainya aku mengetahui lebih dahulu apa yang terjadi kemudian pada diriku, niscaya aku tidak akan membawa hewan qurban dan jika tidak ada hewan qurban padaku, niscaya aku akan tahallul.”

 

 

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

Seperti Apa Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji Tamattu’?

Apa itu haji tamattu’? Haji tamattu’ adalah mengerjakan umrah lebih dahulu baru setelah itu mengerjakan haji. Cara ini mewajibkan jamaah membayar dam. Pelaksanaan haji tamattu’ ini dianjurkan kepada seluruh jamaah haji dan petugas haji Indonesia.

MUI tawarkan usulan haji

MUI Coba Tawarkan Solusi agar Umat Bisa Berhaji di Usia Belia

Hasuna.co.id – Diketahui lebih dari 50 persen jemaah haji asal Indonesia telah berusia lanjut. Tak heran, karena biasanya mereka harus menabung ber-tahun-tahun guna menyiapkan dana untuk mendaftar haji, ditambah lagi biaya yang naik tiap tahunnya.

paket umroh jogja ramadhan

Penasaran Berapa Biaya Umroh yang Wajar? Simak Ulasan Berikut

Sebelum pergi menjalankan ibadah umroh ke tanah suci, salah satu hal yang Anda pikirkan adalah berapa sebenarnya biaya umroh yang wajar yang harus Anda keluarkan. Untuk bepergian ke luar negeri, khususnya untuk umroh, biaya yang

haji di usia muda

8 Langkah Berangkat Haji Usia Muda

Tanah Suci Mekah merupakan tempat dan pusat peribadahan umat muslim seluruh dunia. Naik haji merupakan salah satu cita cita  banyak orang. Dan haji juga merupakan salah satu rukun islam yang harus dipenuhi bagi yang sudah

Sejarah Sang Juru Kunci Kabah di Tanah Suci Mekah

Sang juru kunci Kabah- Kabah adalah bangunan di Kota Mekah yang menjadi kiblat bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Tidak semua orang dapat memasuki Kabah. Oleh karena itu, kuncinya pun tidak dipegang oleh sembarang

KANTOR PUSAT

Jl. Ipda Tut Harsono No.3, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.

KANTOR HASUNA

© 2019 Hasuna Tour All right reserved