6 Syarat Ibadah Haji yang Wajib Untuk Dipenuhi

Terdapat 6 syarat ibadah haji yang harus diketahui sebelum Anda menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Ibadah haji sendiri merupakan rukun Islam kelima yang dalam pelaksanaanya terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Nah, apa saja sih syarat dari ibadah haji? Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini!

1.      Beragama Islam

Ibadah haji hanya diwajibkan bagi setiap orang yang beragama Islam. Hal ini berarti jika orang kafir dan musyrik melakukan ibadah haji, maka hajinya tidak akan diterima. Orang kafir pun tidak diperbolehkan untuk memasuki Masjidil Haram.

2.      Berakal Sehat (Tidak Mengalami Gangguan Jiwa)

Seseorang yang akan pergi menjalankan ibadah haji haruslah orang yang berakal sehat (tidak mengalami gangguan jiwa). Karena itulah, orang gila tidak memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah haji meskipun dia beragam Islam. Jika orang itu melaksanakan ibadah haji atau umroh, maka ibadahnya tidak akan diterima.

Ketentuan ini berdasarkan salah satu hadist Rasulullah SAW, “Catatan pena diangkat terhadap tiga golongan. Orang yang tertidur sampai dirinya terbangun, anak kecil hingga dirinya dewasa, dan orang gila samai dirinya sadar”. (HR Abu Dawud).

3.      Baligh (Telah Mencapai Usia Dewasa)

Syarat ibadah haji yang wajib untuk dipenuhi adalah baligh. Ibadah haji hanya diwajibkan bagi orang Islam yang telah mencapai usia dewasa atau akil baligh. Karena itulah, anak kecil tidak diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji. Namun jika anak kecil tersebut menunaikan ibadah haji, maka hajinya tetap sah  akan tetapi belum mencukupi kewajiban hajinya dalam Islam.

Bagi laki-laki, usia baligh antara 11-15 tahun. Sementara itu, bagi perempuan usia baligh antara usia 9-12 tahun. Orang yang telah mencapai usia baligh ini telah memiliki kondisi yang lebih baik dari segi fisik maupun mentalnya.

4.      Merdeka (Bukan Budak Atau Hamba Sahaya)

Orang yang berhaji hendaklah orang yang merdeka atau bukan seorang budak. Namun jika budak tersebut menunaikan ibadah haji, maka hajinya tetap sah. Namun belum memenuhi kewajiban haji dalam Islam.

Meskipun alam prakteknya sekarang ini perbudakan sudah dihapuskan, terlebih sejak datangnya Islam, namun syarat merdeka tetap menjadi salah satu syarat wajib dalam pelaksanaan ibadah haji.

5.      Mampu

Ibadah haji hanya diwajibkan bagi umat Islam yang mampu. Mampu di sini berarti mampu secara fisik dan juga finansial. Bagi umat muslim yang  memiliki kemampuan secara materi namun tidak memiliki kemampuan secara fisik karena sudah sangat tua, sakit yang tidak diharapkan lagi kesembuhannya, atau karena badannya sudah tidak mampu lagi, maka meskipun dia punya harta yang cukup untuk berhaji, mereka tidak wajib untuk menunaikan ibadah haji.

Haji merupakan ibadah yang sangat menguras tenaga. Misalnya saja untuk melakukan tawaf, sa’i dari Bukit Sahafa ke Marwah, ataupun saat wukuf di Padang Arafah, semua ini sangat membutuhkan kondisi badan yang fit. Jadi meski orang itu punya kemampuan secara finansial, namun fisiknya begitu lemah karena faktor usia ataupun karena suatu penyakit yang sudah tidak bisa diharapkan kesembuhannya, maka orang itu tidak wajib untuk menunaikan ibadah haji.

Demikian pula bagi mereka yang punya kemampuan secara fisik, sehat, dan kuat, namun tidak memiliki kemampuan secara materi, maka orang itu tidak wajib untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

baca juga tips supaya bisa berangkat haji di usia muda

6.      Adanya Mahram (Khusus bagi Wanita)

Syarat wajib haji yang telah ditetapkan adalah adanya mahram. Syarat ini ditetapkan khusus bagi kaum wanita. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullullah SAW “Tidak boleh bagi seorang wanita bepergian kecuali bila ditemani oleh mahramnya”. Maka ada seseorang yang bertanya: “Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ingin pergi bersama pasukan ini dan itu, sedangkan istriku ingin berhaji? Maka beliau mengatakan: “Keluarlah, pergi bersama istrimu”. (HR Bukhari).

Itulah 6 syarat ibadah haji yang wajib untuk dipenuhi. Bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, percayakan saja pada Hasuna Tour. Biro perjalanan haji dan umroh Jogja yang telah berdiri lebih dari 22 ini telah berpengalaman memberangkatkan puluhan ribu jamaah haji dan umroh dari seluruh Indonesia. Hasuna Tour telah mengantongi izin resmi dan juga bersertifikat Komite Akreditasi Nasional. Hasuna Tour sebagai agen perjalanan haji dan umroh Jogja yang pertama dan tertua, kami akan selalu berusaha untuk memberikan layanan terbaik bagi para jamaah haji dan umroh.

 

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Umroh

9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Umroh

Terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat umroh. Larangan tersebut dimulai ketika para jamaah umroh memakai kain ihram di miqat. Ihram sendiri artinya adalah “pengharaman”. Larangan tersebut berakhir ketika mereka bertahalul “penghalalan”. Beberapa larangan

Asal Muasal Air Zam-Zam yang Tak Pernah Kering

Asal muasal air zam-zam- Seusai melakukan ibadah haji di tanah suci, jamaah biasanya akan sibuk mencari oleh-oleh yang akan dibawa pulang ke tanah suci. Entah untuk simpanan pribadi ataupun dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara.

Nama Lain Ka’bah dan Mengapa Kabah Disebut Baitullah?

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Ka’bah merupakan bangunan suci kiblat solat orang muslim seluruh dunia. Namun Tahukah anda bahwa Ka’bah memiliki nama lain? Lalu apa nama lain Ka’bah? Simak terus artikel ini. Kabah merupakan bangunan

TIPS MENJADI HAJI MABRUR

10 Tips Menjadi Haji Mabrur

10 tips menjadi haji mabrur bisa jadi panduan bagi Anda yang sangat mendambakan untuk menjadi haji yang baik, berhasil, dan sesuai dengan tujuan dari perintah haji. Seorang haji yang mabrur berarti telah berhasil mencapai tujuan

Kisah Haji Wada’, Haji Pertama dan Terakhir Nabi Muhammad

Nabi Muhammad SAW adalah suri tauladan bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Setiap perbuatan, perkataan, serta gerik-gerik beliau selalu diikuti oleh umatnya. Termasuk ketika beliau melakukan haji untuk pertama dan terakhir kali. Tata cara

KANTOR PUSAT

Jl. Ipda Tut Harsono No.3, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.

KANTOR HASUNA

© 2019 Hasuna Tour All right reserved