6 Keistimewaan Hajar Aswad, Batu Surga yang Dimuliakan

HAJAR ASWAD

Keistimewaan Hajar Aswad- Pergi ke tanah suci menunaikan ibadah haji adalah impian bagi seluruh umat muslim di dunia. Di antara serangkaian kegiatan ibadah haji, salah satu yang menjadi impian jamaah haji adalah mencium hajar aswad. Selain menjadi sunah, mencium hajar aswad juga dipercaya memiliki keistimewaan tersendiri.

Hajar Aswad

Hajar Aswad berarti adalah batu berwarna hitam. Batu berjenis ruby ini adalah batu dari surga yang dimuliakan. Hajar Aswad atau batu hitam diletakkan Nabi Ibrahim pada sebuah pondasi dasar di Baitullah yang kemudian ditinggikannya bersama dengan Nabi Ismail, putranya. Tepatnya, di sudut tenggara Ka’bah atau di sudut tempat dimulainya tawaf dan sebelah kiri multazam. Hajar Aswad memiliki ukuran kurang lebh 10 cm dan luas lingkar pita perak kurang lebih 30 cm. Batu ini berada pada ketinggian 1,5 meter di atas permukaan tanah Masjidil Haram. Awalnya, Hajar Aswad hanya berjumlah satu dengan bentuk yang utuh. Akan tetapi, karena pernah terkena pukulan, batu ini pecah menjadi delapan bagian. Jamaah biasanya mencium hajar aswad dengan memasukkan kepala mereka ke dalam lingkar pita perak yang mengkilat. Batu ini juga dipercaya memiliki beberapa keistimewaan atau kemuliaan sebagai berikut.

1.            Batu dari Batuan Surga

Menurut Hadits Riwayat Ahmad dan At-Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Hajar Aswad turun dari surga dengan warna lebih putih dari susu, tetapi ia menjadi hitam lantaran dosa-dosa anak Adam.” Berdasarkan riwayat tersebut dapat dipahami bahwa batu hitam atau Hajar Aswad adalah bebatuan yang berasal dari surga yang diturunkan ke bumi. Awalnya batu ini berwarna putih, akan tetapi dikarenakan dosa-dosa manusia, batu ini kemudian menjadi berwarna hitam.

2.            Menjadi Saksi Hari Kiamat

Sebagaimana dalam Hadits Riwayat Ahmat, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan juga Ibnu Khuzaimah, Nabi Muhammad pernah bersabda mengenai batu hitam Hajar Aswad, “Demi Allah, Allah akan membangkitkan di hari akhir dengan dua mata yang diperutukkan melihat dan juga lisan untuk berbicara. Ia akan memberikan kesaksian tentang orang-orang yang menyentuh dengan ikhlas dan cara yang benar (haq).”.

3.            Disunahkan untuk Dicium Setiap Kali Thawaf

Umar bin Khattab, dalam sebuah hadits riwayat bukhari dan muslim, pernah mengatakan , “Sesungguhnya aku mengetahui bahwa kamu hanyalah sebuah batu yang tidak bisa mendatangkan mudharat ataupun bahaya dan juga memberikan manfaat. Jika saja aku tidak melihat Rasulullah menciummu, pastilah aku enggan menciummu.”.

4.            Titik Awal Tawaf Dimulai

Keistimewaan Hajar Aswad selanjutnya adalah, batu hitam ini menjadi titik awal tawaf dimulai. Batu hitam Hajar Aswad berada di sudut tenggara Ka’bah. Tempat ini merupakan tempat dimana para jamaah ibadah haji memulai melakukan tawaf.

5.            Tangan Kanan Allah SWT

Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa barangsiapa bersalaman dengan Hajar Aswad, maka seakan-akan ia sedang bersalaman dengan Allha yang maha pengasih. Seperti halnya riwayat Abu Ubaid, Nabi Muhammad SAW mengibaratkan Hajar Aswat sebagai “tangan kanan Allah” di bumi.

6.            Terletak di dalam Baitullah

Batu hitam Hajar Aswad berada di tempat yang dianggap paling mulia di bumi, yaitu pada sudut pojok Ka’bah bagian imur laut. Sudut inilah yang oleh Nabi Ibrahim beserta dengan putranya, Nabi Ismail, dibangun pertama kali. Seperti halnya pyang tertulis dalam Quran Surah Al Baqarah Ayat 127, “Dan ingatlah, ketika Ibrahim menginggikan pondasi-pondasi Baitullah bersama dengan Ismail.”.

Hajar Aswad

Itulah keenam kemuliaan dan juga keistimewaan Hajar Aswad, sebuah bebatuan surga yang sangat dimuliakan. Selain itu, mencium batu Hajar Aswat dinilai memiliki banyak syafaat. Untuk menyaksikan keistimewaan dari Hajar Aswat secara dekat melalui ibadah haji, Anda dapat menggunakan biro travel haji plus Jogja Hasuna Tour Umroh & Haji. Biro umroh Jogja dengan pengalaman selama 22 tahun ini tentunya akan membantu Anda untuk merancang ibadah haji dan juga umrah yang menyenangkan hati dan jiwa.

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga Artikel Menarik dari Hasuna Umrah Jogja

paket umroh jogja ramadhan

Penasaran Berapa Biaya Umroh yang Wajar? Simak Ulasan Berikut

Sebelum pergi menjalankan ibadah umroh ke tanah suci, salah satu hal yang Anda pikirkan adalah berapa sebenarnya biaya umroh yang wajar yang harus Anda keluarkan. Untuk bepergian ke luar negeri, khususnya untuk umroh, biaya yang

Bolehkah Wanita Pergi Umroh Sendirian?

Bagimana Jika Umroh dalam Keadaan Haid?

Halo kali ini Hasuna akan membaikan sebuah artikel tentang Bagimana Jika Umroh dalam Keadaan Haid? simak ya Mengalami menstruasi atau haid bagi wanita yang masih subur dan tidak ada masalah dengan sistem reproduksinya adalah sebuah

Bolehkah Wanita Pergi Umroh Sendirian?

Bolehkah Wanita Pergi Umroh Sendirian?

Sebagian wanita bertanya-tanya, “bolehkah wanita pergi umroh sendirian?”. Dalam hal ini ada perbedaan pendapat antara ulama. Sekarang ini, banyak wanita yang ingin menunaikan ibadah haji dan umroh sendirian karena merasa aman untuk melakukan perjalanan sendirian

HASUNA BIRO UMROH JOGJA DAN HAJI PLUS FURODA (9)

Tata Cara Ibadah Umroh Sesuai Tuntunan Rasulullah

Jamaah umroh harus mengetahui tata cara ibadah umroh beserta dengan doa dan bacaannya yang  sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Ibadah umroh memiliki tata cara yang sedikit berbeda dengan ibadah haji. Perbedaan tersebut terletak pada waktu

oleh-oleh haji dan umroh

8 Oleh-Oleh Khas Haji dan Umroh Selain Kurma dan Air Zam-Zam

Setelah Anda selesai melaksanakan ibadah haji atau umroh, tentu saja Anda ingin membawa pulang beberapa oleh-oleh khas haji dan umroh untuk keluarga ataupun kerabat yang  ada di Tanah Air. Tak melulu membawa oleh-oleh kurma dan

Perbedaan Haji Plus dan Haji Reguler

Apa sih perbedaan antara Haji plus dan haji regular? Sudahkah anda tahu perbedaan antara haji plus dan haji regular? Jika anda belum tahu maka kalian harus mengetahui terlebih dahulu tentang haji plus dan haji regular.